5 Tips Perencanaan Keuangan untuk Persiapan Pensiun

0
69

5 Tips Perencanaan Keuangan untuk Persiapan Pensiun

Semua orang yang berada pada masa produktif pasti akan memasuki masa pensiun. Hal yang paling banyak dicemaskan saat sudah berhenti bekerja tentu saja adalah soal ekonomi dan finansial. Banyak orang yang tidak memiliki perencanaan keuangan mengalami kesulitan karena penurunan income yang mendadak setelah pensiun.

Meski mengaku memiliki tabungan, banyak pekerja yang masih menggunakan simpanan tersebut untuk kebutuhan konsumtif yang sifatnya jangka pendek. Survei menunjukkan bahwa 9 dari 10 karyawan mengaku tidak siap menghadapi pensiun. Lantas bagaimana caranya membuat perencanaan keuangan agar tidak salah langkah?

  1. Ubah Tabungan Anda Menjadi Passive Income

Ketika Anda memutuskan berhenti bekerja, Anda harus mulai memikirkan bagaimana Anda bisa mengganti pemasukan yang tadinya Anda peroleh dari kantor. Caranya adalah dengan mengubah aset yang Anda miliki menjadi sesuatu yang menghasilkan. Temukan beragam pilihan passive income yang paling menjanjikan di sekitar Anda, mulai dari membeli saham hingga membeli dan menyewakan properti. Jangan ragu bertanya kepada ahlinya sebelum Anda mengambil keputusan. Hal ini untuk menghindari resiko-resiko salah investasi yang mungkin saja Anda lakukan. Langkah awal yang harus Anda lakukan adalah mulai membaca buku mengenai investasi passive income. Hal ini sangat penting agar Anda memiliki wawasan yang cukup untuk tahu uang tabungan Anda akan dialihkan ke investasi passive income seperti apa. Cari cara investasi yang paling cocok dan sesuai dengan keinginan Anda.

  1. Lunasi Semua Utang Anda

Idealnya, utang adalah sesuatu yang wajib Anda selesaikan sebelum pensiun. Jangan bebani finansial (dan pikiran) Anda dengan utang jika ingin masa pensiun Anda tenang seperti yang diharapkan. Untuk membantu Anda melunasi utang lebih cepat, pilihlah bunga terendah yang ditawarkan peminjam. Atau sebisa mungkin lakukan investasi yang dapat menghasilkan lebih banyak dana untuk melunasi hutang Anda (jika ada).

  1. Hitung Perkiraan Pemasukan Bulanan

Sebelum pensiun, coba buat kalkulasi berapa pemasukan yang kira-kira bisa Anda dapatkan dalam satu bulan. Jumlahkan berapa dana pensiun bulanan yang akan Anda terima, pemasukan dari investasi properti dan usaha lain. Ini bisa memudahkan Anda mendapatkan gambaran bagaimana kondisi keuangan setelah Anda berhenti bekerja nantinya.

  1. Buat Rencana Pengeluaran Bulanan

Setelah mengetahui berapa uang yang akan Anda hasilkan selama sebulan, coba untuk membuat rincian pengeluaran Anda. Lihat apakah dana yang masuk sudah mencukupi semua kebutuhan. Jika tidak, Anda bisa mencari jalan keluar dengan menabung lebih banyak, menekan pengeluaran atau mencari investasi lain yang menghasilkan lebih banyak keuntungan.

  1. Siapkan Pos Dana Darurat

Memiliki rencana yang rinci saja tidak membuat Anda bisa berlega diri. Ada banyak hal tak terduga yang mungkin bisa terjadi di masa pensiun Anda kelak. Mobil yang mendadak rusak, genteng rumah yang harus diganti atau biaya pendidikan tak terduga mungkin saja muncul nantinya. Meski sudah memiliki passive income yang stabil setiap bulannya, menyiapkan dana untuk hal-hal darurat tetap harus Anda lakukan.

Selain simpanan, melindungi diri dan aset dengan asuransi juga merupakan hal wajib. Jika tabungan bisa menjadi penyelamat di tengah kondisi keuangan darurat, asuransi kesehatan akan menjadi jaminan yang cukup seandainya Anda atau anggota keluarga memerlukan biaya pengobatan. Asuransi untuk kendaraan atau bangunan juga bisa Anda pertimbangkan untuk melindungi aset yang ada.

Beberapa tips perencanaan keuangan di atas akan membantu Anda mempersiapkan masa pensiun. Namun yang paling penting adalah bagaimana Anda berkomitmen dan disiplin dengan semua rencana yang sudah dibuat.