6 Manfaat Real Estate Investing

0
303

6 Manfaat Real Estate Investing untuk Pengusaha 

Banyak orang yang memilih untuk berinvestasi karena berbagai macam alasan seperti kebebasan finansial, menjaga aset yang dimiliki dari inflasi, dan memenuhi kebutuhan di masa depan seperti pendidikan atau masa pensiun.

Dana yang Anda miliki bisa diinvestasikan ke berbagai jenis aset seperti emas, obligasi, saham, reksa dana, dan real estat. Pemilihan aset investasi tergantung dengan tujuan serta profil risiko Anda.

Jika Anda memilih real estate investing, Anda akan mendapatkan manfaat selain mendapat imbalan berupa sejumlah uang. Manfaat-manfaat tersebut antara lain:

  1. Cash flow atau arus kas

Banyak orang yang memilih investasi real estate karena arus kas, yakni adanya uang ekstra yang tersisa setelah membayar semua tagihan. Investasi real estate dapat menjadi pendapatan pasif sehingga Anda dapat meluangkan waktu untuk membangun usaha lain, traveling, atau investasi di properti lainnya.

  1. Arus kas bebas pajak

Salah satu manfaat investasi real estat adalah adanya depresiasi, pemotongan bunga kredit, dan arus kas bebas pajak. Anda dapat menunggu keuntungan capital gain dari penjualan properti Anda, tanpa memasukkan pengeluaran pajak dalam arus kas Anda.

  1. Nilai investasi yang terus naik

Nilai investasi real estate akan terus naik akibat semakin banyak manusia, semakin tinggi permintaan, dan minimnya lahan. Oleh karena itu, investasi pada properti tidak hanya dalam jangka waktu pendek, melainkan bisa puluhan tahun. Nilai investasi Anda akan jauh lebih besar di kemudian hari.

  1. Dapat menangkal inflasi

Investasi real estate seperti rumah, apartemen, dan tanah akan selalu naik setiap tahunnya. Secara historis, investasi real estat menunjukkan korelsi tertinggi terhadap inflasi. Berbeda jika Anda menyimpan uang Anda di tabungan atau deposito yang bunganya lebih kecil dari inflasi, atau bahkan investasi di aset besar lain seperti saham dan obligasi.

  1. Pembayaran hipotek ditanggung oleh penyewa

Biaya sewa yang Anda terima setiap bulannya lebih dari cukup untuk memenuhi pengeluaran Anda, termasuk pembayaran hipotek. Pada dasarnya, penyewa properti Anda yang membayar hipotek Anda. Oleh karena itu, penting untuk membuat penyewa betah dan senang agar terus menyewa properti Anda

  1. Bisa dikendalikan

Berbeda dengan investasi pada saham yang tidak bisa dikendalikan, Anda bisa mengendalikan investasi real estate karena Anda menjadi pengambil keputusan.

Jika pasar semakin kompetitif, Anda bisa beriklan. Jika harga turun, Anda bisa menunggu hingga harga naik lagi atau memperbaiki properti Anda untuk meningkatkan nilai jualnya.

Anda juga dapat memilih jenis properti yang akan diinvestasikan, siapa yang akan menyewa properti Anda, menentukan biaya sewa setiap bulannya, dan siapa yang akan merawat properti Anda. Semua keputusan ini berdampak pada untung dan rugi property cash machine Anda.

Meskipun Anda bisa mendapatkan pendapatan pasif dari real estate investing, bukan berarti Anda pasif dalam mengurus investasi Anda. Anda harus terus mempelajari bagaimana cara mendapatkan penawaran terbaik, mengevaluasi investasi Anda, serta menghitung keuangan real estate yang mau Anda beli.

Bagaimana, tertarik melakukan investasi di real estate?