6 Tips saat Memulai Menjadi Investor Properti

0
170

Ingin Memulai Bisnis Baru Sebagai Investor Properti? Simak 6 Tips Investasi Properti untuk Pemula Ini

Kapan waktu terbaik untuk memulai investasi properti? Tentu saja jawabannya adalah sekarang juga. Mengapa, karena investasi ini adalah satu-satunya yang menjanjikan keuntungan berlipat. Tak hanya itu, properti juga menjadi suatu kebutuhan primer bagi masyarakat. Oleh karena itulah, harga properti dari tahun ke tahun cenderung naik.

Umumnya, bisnis ini banyak digeluti oleh para investor kelas menengah ke atas dengan penghasilan di atas rata-rata. Meskipun demikian, investasi properti bisa dicoba oleh semua orang, dengan peluang kesuksesan yang sama besarnya. Bagi pemula, berikut tips yang bisa diterapkan untuk memulai bisnis di bidang properti:

  1. Cobalah dari Berinvestasi Lahan Kosong

Lahan kosong menjadi objek investasi properti yang tepat untuk investor pemula. Hal ini karena lahan kosong tidak memerlukan biaya perawatan yang tinggi dibandingkan dengan rumah. Meskipun demikian, harga jual dari lahan kosong hampir setara dengan harga sewa sebuah rumah. Cukup berikan pagar yang laik sebagai penunjuk batas dari lahan tersebut.

  1. Pertimbangkan Investasi Berbentuk Sewa

Sukses dengan keuntungan dari penjualan lahan kosong, Anda bisa naik setingkat lebih tinggi dengan investasi sewa. Rumah indekos, kontrakan, atau rumah toko adalah tiga pilihan yang bisa Anda pertimbangkan. Umumnya, ketiga jenis objek investasi properti ini akan memiliki harga yang fantastis jika berada di lokasi yang strategis dan dekat dengan berbagai akses serta memiliki transportasi yang memadai.

Meskipun demikian, Anda tak boleh lupa untuk menghitung biaya perawatan dan pemeliharaan bangunan. Lakukan pula pengecekan rumah secara rutin minimal satu bulan sekali.

  1. Tingkatkan Minat pada Investasi Apartemen

Di beberapa daerah berkembang, terlebih ibu kota, apartemen menjadi pengganti rumah tinggal yang semakin diminati. Letak bangunan yang strategis dibarengi dengan harga yang terjangkau membuat masyarakat, khususnya para pekerja, banyak mencarinya. Terlebih dengan biaya cicilan yang terbilang lebih ringan dibandingkan dengan rumah. Ada baiknya Anda juga melirik investasi sewa apartement.

  1. Hindari Membeli Properti Bekas Pakai (Second)

Dibandingkan dengan yang baru, properti bekas pakai tentu memiliki harga yang lebih “miring”. Namun, jangan mudah tergiur, karena Anda justru akan mengeluarkan banyak biaya ekstra untuk melakukan perawatan dan renovasi. Pilih bangunan baru yang jelas memiliki harga jual yang lebih tinggi. Pastikan Anda benar-benar membei properti dengan kondisi yang baik agar tidak termakan oleh biaya renovasi dan lainnya.

  1. Waspadai Kenaikan Suku Bunga

Meminjam uang di bank untuk modal Anda melakukan investasi properti tidak salah, tetapi suku bunga KPR pasti mengalami kenaikan. Oleh karena itu, cermatlah mencari bank yang menawarkan KPR dengan suku bunga rendah agar Anda tidak merugi saat menjual kembali properti tersebut.

  1. Hitung Keuntungan yang Diperoleh

Bagi investor, menentukan harga jual harus dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai hal, termasuk biaya perawatan dan jaminan asuransi. Setidaknya, Anda harus mendapatkan keuntungan sebesar 10% dari harga beli sebagai investor tunggal untuk menghindari kerugian.

Bagaimana, tertarik untuk berkecimpung di investasi properti? Anda bisa mengikuti berbagai workshop untuk tahu mengenai properti kost secara lebih detail atau membutuhkan komunitas properti kost untuk mendapat update seputar investasi properti kost? Begabung saja dengan KSI (Kost Strategy Investing). Di komunitas ini, ada banyak investor properti yang akan membagi ilmu seputar properti, termasuk tips dan trik mendulang kesuksesan dari berbisnis properti.