Ketahui Kiat-kiat Mengembangkan Bisnis Properti Anti Rugi

0
105

Tren bisnis properti yang semakin menjamur kini tak lagi menjadi komoditas eksklusif para pelaku bisnis berkantong tebal. Pertumbuhan segmen usaha properti kian pesat sehingga para pemodal kelas menengah ke bawah pun dapat mulai bermain di sektor ini.

Meski bisnis properti identik dengan investasi aman jangka panjang, Anda sebaiknya tidak terlena dan terus waspada memantau pergerakan harga jual dan beli setiap saat. Salah-salah, usaha yang tengah Anda kembangkan bisa merugi di tengah jalan lho!

Untuk membantu Anda mengembangkan bisnis properti antirugi, berikut kami ulas beberapa kiat yang patut Anda praktikkan demi kelancaran usaha Anda.

  1. Buat Analisis Properti secara Seksama Sebelum Mulai melakukan Jual-Beli

Stigma tentang bisnis properti yang konon tak bisa merugi sebaiknya Anda buang jauh-jauh dari pikiran. Model usaha ini memang relatif aman, tetapi bukan berarti Anda bisa nekat melakukan transaksi jual-beli tanpa perhitungan yang matang. Biasakanlah untuk menganalisis semuanya secara saksama, mulai dari kondisi properti, prospek penjualan ke depan, pertumbuhan ekonomi kawasan sekitar, keamanan dan kondisi lingkungan di area tersebut, hingga tujuan pembelian properti.

2. Sabar Pangkal kaya

Dalam dunia properti, kesabaran adalah senjata mendapatkan harga penjualan terbaik. Jangan terburu-buru menjual dengan iming-iming harga tinggi yang ditawarkan. Apabila properti Anda berada di lokasi yang strategis dan dalam kondisi baik, pasti nilai jualnya akan semakin meningkat setiap tahunnya. Be patient! Jangan tergiur untuk cepat-cepat menjual properti Anda, apalagi jika lokasi properti Anda sangat strategis.

3. Manfaatkan Aset Properti Anda Semaksimal Mungkin

Bagi Anda yang menekuni bisnis properti dalam bentuk lahan kosong atau tanah, jangan biarkan aset Anda dibiarkan begitu saja. Sembari menunggu harga jual naik, cobalah memanfaatkan lahan yang tersedia untuk mendirikan bangunan semipermanen dan membuka usaha seperti pemancingan, indekos, atau lapangan olahraga (sepak bola, futsal, atau badminton). Dengan cara ini, Anda dapat meraup passive income tanpa perlu menunggu properti tersebut terjual.

4. Rajinlah Bepergian ke Daerah Berkembang

Tak hanya di kota besar, kini persebaran bisnis properti telah meluas hingga ke daerah-daerah berkembang, terutama di daerah dengan daya tarik wisata yang besar. Hal ini harus Anda manfaatkan dengan sering bepergian ke daerah-daerah tersebut untuk melihat peluang pembelian properti yang menguntungkan. Jangan hanya fokus pada daerah yang sudah maju karena biasanya harga properti sudah sangat mahal dan hanya sedikit properti dijual yang murah. Maka jika Anda ingin membeli properti dengan harga murah dan akan mendapat capital gain yang tinggi, maka coba seringlah berkunjung ke daerah berkembang dan lakukan investasi properti di tempat yang memiliki prospek bagus ke depannya.

5. Bangun Relasi dengan Rekan Seprofesi

Sama halnya seperti model bisnis lain, Anda harus mulai membangun network yang kuat dengan rekan sesama pebisnis di sektor ini. Hal tersebut akan sangat bermanfaat, terutama jika Anda membangun relasi dengan orang-orang yang jauh lebih berpengalaman dan sukses. Bergabunglah dengan komunitas bisnis yang andal seperti Kost Strategi Investing (KSI) untuk belajar mengenai bisnis properti sekaligus membangun hubungan antarsesama “pemain” di bidang ini.

Itulah beberapa kiat untuk mengembangkan bisnis properti.  Selalu tanamkan dalam diri Anda bahwa Kunci utama dari kesuksesan adalah kerja keras dan kemauan untuk senantiasa belajar. Apabila Anda mampu melakukannya, tentu keberhasilan dalam bisnis properti hanya tinggal menunggu waktu saja.