Potensi Dan Peluang Bisnis Properti di Indonesia

0
51

Bisnis Properti di Indonesia

Hingga saat ini, bisnis di bidang properti adalah salah satu bisnis yang sangat menjanjikan di Indonesia. Bahkan mungkin di seluruh dunia.

Pasalnya, bisnis ini seakan bisa “Memberikan jaminan” keuntungan bagi orang-orang yang menekuninya.

Salah satu penyebabnya, nilai properti yang cenderung mengalami kenaikan dari waktu ke waktu. Belum lagi kalau lokasinya sangat strategis. Nilainya bisa naik berkali lipat.

Selain itu, kebutuhan akan properti juga sudah ada sejak dulu hingga sekarang.

Jangan lupakan juga kalau properti bisa dijadikan aset untuk mempersiapkan masa pensiun kelak.

Beberapa keuntungan ini yang membuat banyak pebisnis berlomba-lomba untuk berkecimpung di bisnis properti.

Tidak hanya pebisnis senior, para pebisnis pemula pun sudah banyak yang berkecimpung di bisnis properti.

Dan biasanya, orang-orang yang berbisnis properti tetap memiliki pekerjaan atau bisnis lainnya sebagai income bulanan.

Tulisan kali ini akan membahas tentang peluang bisnis di bidang properti.

Ini penjelasannya.

Potensi Bisnis Properti di Indonesia

Potensi Dan Prospek Bisnis Properti di Indonesia

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, banyak keuntungan yang bisa didapat dari bisnis di bidang properti.

Salah satunya adalah nilai properti yang cenderung meningkat dari waktu ke waktu.

Sekedar informasi, kami mendapat bocoran dari sumber terpercaya yang sudah berpengalaman di bidang properti.

Beliau mengatakan bahwa biasanya dari transaksi jual beli dan sewa properti ini, para developer bisa mendapatkan keuntungan minimal 2 kali lipat dari harga awal.

Perkembangan Properti di Indonesia

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Asosiasi REI (Real Estate Indonesia), pertumbuhan properti di Indonesia ini meningkat hingga 30 persen.

Penerimaan sektor properti meningkat 6,9% dari tahun 2017 ke tahun 2018. Dan realisasi penerimaan pajak dari bisnis ini mencapai Rp 83,51 triliun per 31 Desember 2018.

Tahun 2019 ini pemerintah terus berkomitmen mendukung program perumahan melalui APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) sebesar Rp 10,39 triliun.

Singkatnya, para pelaku bisnis bisa menangkap momen ini sebagai peluang emas yang tidak boleh di sia siakan.

Salah satu faktor pendorong pertumbuhan bisnis ini adalah LTV (Loan to value) yang berkaitan dengan besarnya jumlah DP (harga awal).

Indonesia Berpotensi Menjadi Investasi Properti Favorit

Alasan terbesar investor memilih Indonesia (Khususnya Jabodetabek) sebagai tempat berinvestasi properti karena jumlah permintaan yang sangat besar.

Berdasarkan peringkat Top Cities for Real Estate Investment tahun 2018 dari Pricewater houseCoopers (PWC), Jakarta menempati urutan ke-5 setelah Bangalore, Bangkok, Guangzhou, dan Ho Chi Minh City.

Cukup menggiurkan bukan?

Peluang Bisnis Properti di Indonesia

Sekarang kita mengkaji sisi prospek sebagai bagian dari strategi investasi properti.

Saat ini jumlah permintaan akan properti bisa dikatakan belum terserap sepenuhnya.

Maksudnya, permintaan akan properti tidak sebanding dengan jumlah ketersediaan properti di pasaran.

Lebih detailnya lagi, jumlah permintaan akan properti yang dibutuhkan belum terakomodir secara optimal.

Contoh:

Ada banyak permintaan akan properti dengan kebutuhan A dan budget B. Tapi pasar hanya menyediakan properti dengan kebutuhan C dan budget D.

Ini yang dimaksud dengan ketidakseimbangan.

Bagi para pebisnis, hal ini tentunya menjadi peluang emas untuk berbisnis di bidang properti sesuai dengan kebutuhan pasar.

Ringkasnya, bisnis di bidang properti memiliki prospek yang sangat cerah di masa depan.

Terakhir, kalau Anda memiliki budget berlebih dan bingung dalam hal pengalokasiannya, bisnis properti bisa Anda pertimbangkan untuk ditekuni.

Kalau Anda butuh panduan atau mentor untuk bisa sukses di bisnis properti, Anda bisa mengikuti workshop bisnis properti yang kami selenggarakan.

Semoga bermanfaat.