Brokerpreneur, Strategi Memulai Bisnis Properti Tanpa Modal

0
189

Kesuksesan bisnis properti tidak hanya melibatkan para pengembang dan pemilik modal. Para brokerpreneur atau agen properti pun turut berperan dalam meningkatkan geliat dunia properti tanah air. Menjadi broker bisa jadi cara menarik bagi Anda yang ingin merambah bisnis properti tanpa modal besar.

Tugas broker tidak lain adalah menjadi perantara pemilik properti dengan pembeli. Dari hasil penjualan properti tersebut, broker bisa mendapatkan komisi yang relatif besar. Lantas, bagaimana cara menjadi broker bagi pemula?

  1. Rancang Strategi dan Tentukan Target

Profesi broker properti banyak diincar karena waktu kerjanya yang fleksibel dan menjanjikan komisi cukup besar. Namun, karena alasan itu pulalah banyak broker bekerja tanpa rencana matang dan target yang tepat. Broker yang bekerja tanpa strategi biasanya hanya mengandalkan pesan broadcast dalam memasarkan properti, tanpa mempertimbangkan faktor segmentasi konsumen yang paling potensial.

Di sinilah pentingnya memiliki relasi dari berbagai latar belakang. Penawaran properti pun dapat lebih fokus pada target pasar yang sesuai dengan kriteria. Keaktifan broker dalam mengenalkan produk properti pada target melalui berbagai media pun sangat diperlukan. Dengan membuat target dan perencanaan yang tepat, proyek penawaran properti pun jadi lebih efektif dan juga matang.

  1. Maksimalkan Pemasaran Melalui Media Online

NAR Realtor mengemukakan bahwa sekitar 44 persen calon konsumen properti memanfaatkan media online untuk mencari informasi properti yang sedang dijual. Data tersebut tentu tidak mengherankan mengingat akses informasi digital kini makin mudah dan dapat dinikmati hampir seluruh kalangan masyarakat. Karena alasan inilah para broker pemula wajib menguasai teknik pemasaran di media online. Pemasaran online ini bukan sekadar memasang iklan di situs-situs listing properti. Jangkau target dengan menghadirkan teknik promosi yang berbeda, seperti melalui video iklan, atau konten blog menarik. Manfaatkan internet melalui media online agar dapat menjangkau lebih banyak calon pembeli Anda.

  1. Perkaya Pengetahuan Seputar Dunia Bisnis Properti

Seorang broker harus mampu memaparkan solusi yang tidak hanya dapat membantu pemecahan masalah klien, tetapi juga meyakinkan klien mengapa mereka harus berbisnis dengan Anda. Kemampuan tersebut tidak dapat diperoleh tanpa wawasan tentang produk (product knowledge) dan kemampuan membaca iklim investasi properti.

Jangan sungkan untuk belajar dari para broker yang sudah berpengalaman atau investor properti. Ikutilah workshop dan seminar yang banyak digelar komunitas investor properti seperti KSI Community untuk mendapatkan pengetahuan seputar bisnis dan investasi. Dengan wawasan yang luas, broker pun dapat sekaligus menjadi konsultan bagi calon klien.

  1. Bangun Personal Brand yang Meyakinkan

Tidak salah jika banyak broker pemula yang memilih untuk “menempel” pada para broker senior yang telah lebih banyak memiliki klien. Bekerja bersama broker senior memang dapat memberikan pengalaman dan pengetahuan bagi pemula. Namun, ingat, broker pemula juga wajib membangun citra diri yang profesional agar kariernya dapat terus meroket.

Membangun personal brand sebagai broker dapat dimulai dengan mengevaluasi keahlian, target demografi, spesialisasi produk properti, serta relasi yang dimiliki. Buat profil di laman LinkedIn, Facebook, atau website khusus untuk menawarkan produk properti sekaligus menghadirkan informasi relevan seputar bidang Anda.

Kunci kesuksesan seorang broker terletak pada kemampuan komunikasi serta wawasan tentang dunia bisnis dan properti yang luas. Semoga panduan cara menjadi broker bagi pemula di atas dapat menjadi inspirasi dan informasi bagi Anda yang tertarik di dunia bisnis properti.