Cara Menilai Rumah Kost yang Menguntungkan

0
57

Ini Cara Menilai Rumah Kost yang Menguntungkan

Bingung untuk memulai usaha kost-kostan sederhana? Cara menilai rumah kost yang menguntungkan ini bisa mengatasi masalah Anda.

Bisnis kost menjadi cara paling mudah untuk mendapatkan passive income, karena harganya bervariasi dari yang termurah hingga yang termahal. Pengelolaan kost juga tidak terlalu sulit, terutama untuk usaha kost-kostan sederhana yang kamarnya sedikit. Lalu, bagaimana caranya jika Anda ingin memiliki sebuah rumah kost? Inilah salah satu cara menilai rumah kost apakah menguntungkan atau tidak.

  1. Cara Membeli Kost

Saat Anda ingin memulai usaha kost, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Semuanya tergantung modal dan pilihan Anda, apakah memilih yang murah atau mahal. Pertama, Anda bisa membeli dari developer yang sudah jadi berbentuk kost baik per kamar ataupun per satu bangunan, ataupun membangun dari nol. Jika membeli dari developer atau membangun dari nol, harganya lebih mahal jatuhnya. Selain itu, karena masih baru rumah kost belum ada penghuninya. Lalu bagaimana caranya agar tetap bisa menghasilkan uang walau baru memulai bisnis kost? Tentu ada cara nya..

Solusinya adalah Anda bisa membeli kost bekas dari orang lain baik yang sudah ada penghuninya maupun masih kosong. Jadi Anda tinggal melanjutkan usaha kost ini saja. Jika beruntung, Anda bisa mendapatkan keuntungan besar mendapatkan kost yang sudah berjalan dan penuh penghuni. Income yang didapat ialah dengan membandingkan dengan harga beli. Jika mendapatkan 1,5% per bulan sudah termasuk bagus. Ini artinya dengan take over host yang sudah berjalan. Maka Anda dengan mudah dapat menghasilkan income, minimal sama dengan pemilik properti kost yang sebelumnya. Jadi Anda tidak perlu membangun kost dari awal, menunggu masa pembangunan kost dan dengan take over dapat langsung melanjutkan kost yang terisi dan menerima income bulanan yang sudah pasti.

2. Menghitung Untung Rugi

Saat Anda membeli kost pertimbangkan apakah harga tersebut pantas atau tidak. Paling mudah Anda membeli kost yang sudah berjalan atau take over kost seperti yang sudah dibahas sebelumnya. Jika menggunakan pinjaman bank, perhitungan bisa dilakukan dengan menghitung menggunakan acuan suku bunga pinjaman, misal suku bunga sekitar 13%/tahun, atau 1,1%/bulan, Jika Anda menggunakan modal sendiri, bisa memakai acuan suku bunga deposito sekitar 7%/ tahun atau 0,6%/bulan.

Perhitungan dilakukan dengan penghasilan saat ini dikurangi biaya operasional dibagi harga beli kost. Sebagai contoh, harga kost 1 milyar, jumlah kamar 20, biaya operasional untuk staf misalnya Rp4 juta. Harga sewa kamar Rp1 juta/bulan, telah terisi 10 kamar.

Jadi pendapatan bersih dari rumah kost tersebut adalah: 10x Rp1 juta – Rp4 juta = Rp6 juta/bulan. Sedangkan biaya untuk membeli rumah kost adalah 1 M. Jadi ROI dihitung dari Rp6 juta dibagi Rp1 M hasilnya adalah 0,6%. Jadi ini dianggap kurang menguntungkan bila dibandingkan suku bunga pinjaman yang mencapai 1, 1%.

Namun, apabila Anda memakai modal sendiri, Anda bisa membandingkan dengan bunga deposito. Anda hanya akan mendapatkan 7% masih dikurangi pajak 20%, jadi Anda hanya akan menerima 0,5%/bulan. Tentunya lebih menguntungkan bisnis kost daripada bunga deposito bukan? Apalagi, dengan perhitungan Anda bisa menaikkan biaya sewa per kamarnya di masa mendatang.

Nah, itulah cara menilai usaha kost-kostan baik itu usaha kost-kostan sederhana maupun yang lebih besar. Semoga bermanfaat menjadi acuan bagi Anda yang ingin memulai bisnis kost dengan perhitungan lebih mudah.