fbpx
Wednesday, October 5, 2022
HomeBisnis KostIngin Memulai Bisnis Properti? Kenali 3 Bentuk Kerjasama Bisnis Properti Berikut

Ingin Memulai Bisnis Properti? Kenali 3 Bentuk Kerjasama Bisnis Properti Berikut

Jalan menekuni bisnis properti yang paling menguntungkan adalah salah satunya dengan menjadi developer. Rentang profit yang bisa didapatkan dengan menjadi pengembang ialah antara 25%-35% lho! Sebagaimana menjalankan bisnis lainnya, menjadi developer juga gampang-gampang susah. Keterbatasan modal biasanya menjadi masalah dalam mengembangkan bisnis properti. Namun, Anda jangan khawatir karena sebagaimana bisnis lain, Anda masih bisa melakukan kerja sama untuk menunjang jalannya bisnis Anda. Inilah beberapa bentuk kerja sama bisnis properti yang bisa Anda terapkan :

  1. Sistem Bagi Hasil

Bentuk kerjasama usaha properti yang paling umum untuk dilakukan ialah dengan sistem bagi hasil. Dalam bisnis properti, sistem ini biasanya antara developer dan pemilik tanah atau landlord. Developer yang tidak memiliki tanah sendiri bisa bekerja sama dengan pemilik lahan yang nantinya akan mendapat persenan hasil. Besarnya hasil yang didapat akan sebanding dengan potensi resiko yang ditanggung. Biasanya developer yang memiliki resiko lebih besar karena yang mengeluarkan biaya paling banyak adalah dari pihak developer. Sedangkan, pemilik tanah memiliki resiko lebih kecil karena tanah miliknya akan tetap utuh. Besaran pembagian hasil bisa didiskusikan antar kedua belah pihak untuk mencapai besaran yang disetujui bersama.

  1. Sistem BOT

Bentuk kerjasama selanjutnya yang dapat diterapkan dalam menjalankan bisnis properti adalah sistem BOT. Apa itu sistem BOT? Kepanjangan dari BOT adalah Build, Operate, dan Transfer. Hampir sama dengan sistem bagi hasil, namun sistem BOT biasanya memiliki dua tahap yakni tahap operasional dan tahap transfer. Sebagai developer, Anda harus bisa meyakinkan pemilik tanah untuk mengizinkan tanahnya untuk Anda bangun. Sistem BOT ini biasanya menyertakan jangka waktu tertentu bagi developer untuk menyelesaikan proyek. Jika pemilik lahan sudah setuju, maka berjalanlah tahap operasional dimana developer dapat memulai membangun di lahan tersebut. Kemudian, setelah proyek selesai, maka developer akan mengembalikan bangunan kepada pemilik tanah untuk dijual dimana hasilnya akan dibagi sesuai dengan kesepakatan.

  1. Joint-Venture

Sistem joint-venture ini bisa menjadi salah satu pilihan kerjasama usaha properti yang ideal. Pada sistem ini, akan ada satu atau beberapa pihak investor yang ikut patungan modal atas proyek yang dibangun. Kelebihan dari sistem ini ialah keuntungan dan kerugian akan ditanggung bersama secara merata sehingga beban developer juga tidak akan terlalu besar. Bagi Anda yang bisa menemukan penyetor modal yang berpengalaman dalam bisnis properti maka bisa menjadi nilai lebih.

Itulah beberapa bentuk kerjasama usaha properti yang bisa diterapkan sebagai developer properti. Tidak harus memiliki semua modal dalam membangun bisnis properti. Anda bisa memulai dengan bekerja sama dengan pihak lain yang memiliki modal yang akan membantu perkembangan bisnis properti Anda.

Jika Anda ingin punya bisnis kost tanpa harus ribet yang penting cuan. Anda bisa coba cari franchise bisnis kost karena sistem autopilot jadi Anda tidak usah ribet tapi passive income jalan terus.

Jika anda tertarik untuk membangun bisnis properti kost, anda bisa belajar dan mengikuti KSI Community, dimana anda akan belajar 2 hari di kelas seminar dan 1 hari praktik beli properti kost langsung di lapangan serta mengunjungi properti kost milik mentor kami.

Previous articleTips Memulai Bisnis Kost
RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments

    Open chat
    Halo Sobatku Ada yang bisa kami bantu?
    Halo Sobatku, Ada yang bisa kami bantu?