Yuk Taat Membayar Pajak! Simak Tipsnya Berikut Ini

0
138

5 Tips agar Taat Membayar Pajak Kost

Sebagai pengusaha atau pemilik bisnis property kost, terutama bagi Anda yang sudah memiliki lebih dari satu bangunan kos atau memiliki usaha lain, Anda mungkin mengalami kerumitan dalam mengatur keuangan. Tidak hanya mengatur uang masuk, Anda juga harus mengatur uang keluar seperti biaya perawatan gedung dan membayar pajak kost.

Jika Anda tidak membayar pajak, Anda bisa dikenakan saksi tegas Direktorat Jendral Pajak bisa memberikan Anda denda yang banyak atau bahkan bisa juga menutup usaha Anda. Oleh karena itu, Anda sebagai pemilik kost bisa membiasakan membayar pajak yangs sesuai secara teratur. Berikut beberapa tips yang bisa dijadikan referensi agar taat membayar pajak kost.

  1. Pahami manfaat pajak

Untuk bisa membangun kesadaran membayar pajak, diperlukan pengetahuan tentang manfaat membayar pajak. Pajak akan kembali pada Anda dalam bentuk fasilitas seperti jalan, sekolah, rumah sakit, dan lainnya. Pajak juga bisa membantu memberikan subsidi pangan dan bahan bakar minyak.

Selain itu, membayar pajak juga berguna untuk diri sendiri, seperti memudahkan Anda mendapatkan pinjaman ke bank atau melatih diri untuk mengelola keuangan dengan baik. Pajak yang dibayarkan ke pemerintah digunakan untuk kepentingan masyarakat Indonesia.

  1. Banyak membaca mengenai pajak

Banyak alasan mengapa orang tidak taat bayar pajak. Salah satunya adalah ketidaktahuan mengenai hal-hal dasar tentang pajak itu sendiri. Banyak orang kurang paham mengenai subjek dan objek yang dipotong oleh pajak, tata cara perhitungan, tata cara menyetor pajak, hingga sanksi yang diterima jika tidak membayar pajak. Oleh karena itu, mulailah mencari informasi tentang pajak di website atau forum pajak.  Jika Anda ingin update seputar peraturan pajak maka bisa langsung ke website resmi Direktorat Jendral Pajak Indonesia www.pajak.go.id

  1. Membuat catatan pajak yang harus dibayar

Selain membayar pajak kost, Anda harus membayar pajak lain seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), atau Pajak Kendaraan Bermotor dengan masing-masing nilai pembayaran yang berbeda. Jika tidak ditulis, Anda bisa kewalahan untuk mengingatnya. Tulislah catatan pajak yang harus di bayar di buku catatan atau di sticky notes. Tempelkan di tempat yang mudah dilihat seperti komputer, laptop, atau pintu kulkas.

  1. Melakukan perhitungan pajak dengan rutin

Anda harus merinci perhitungan pajak Anda setiap bulannya. Jangan tunda melakukan perhitungan, karena itu akan membuat Anda kewalahan pada nantinya. Anda tidak perlu repot karena kini banyak aplikasi kalkulator perhitungan pajak. Anda perlu juga mengetahui kapan batas akhir perlaporan dan perhitungan pajak. Jangan tunda-tunda agar data Anda dapat segera diproses tanpa kendala.

  1. Install aplikasi

Melaporkan pajak dapat dilakukan dengan mudah, yaitu dilakukan secara online. Anda tidak perlu repot membuat Surat Setoran Pajak (SSP) atau pergi ke kantor pajak. Anda juga bisa menggunakan e-Billing. Anda harus membuat kode billing atau ID billing untuk membayar pajak. E-Billing bisa dilakukan melalui website DJP Online atau aplikasi yang disahkan oleh DJP yaitu OnlinePajak.

Perhitungan menggunakan aplikasi bisa lebih tepat, sehingga Anda tidak perlu bolak-balik ke kantor pajak untuk karena data yang salah. Dengan menggunakan sistem online, Anda juga tidak perlu pergi ke kantor pos untuk melakukan pembayaran. Pembayaran pajak bisa dilakukan dengan mudah seperti ATM dan internet banking.

Membayar pajak, termasuk pajak kost, kini tidak menyita waktu dan tenaga. Anda tidak perlu mengantre lama. Anda bisa melakukan semuanya sendiri, kapan saja dan di mana saja. Manfaatkan kemajuan teknologi agar Anda selalu taat membayar pajak kost.