Friday, April 3, 2026
HomeBisnis Properti5 Cara Investasi Properti untuk Dapatkan Passive Income

5 Cara Investasi Properti untuk Dapatkan Passive Income

5 Cara Berbeda Investasi Properti untuk Dapatkan Passive Income

Bisnis real estate merupakan bisnis investasi yang paling tia dan paling populer. Hampir semua investor pasti paham bahwa bisnis ini merupakan property cash machine yang sangat menjanjikan. Sayangnya, masih belum banyak orang yang tahu kalau ada banyak cara berbeda yang bisa kita lakukan dengan properti yang kita miliki.

Setiap jenis investasi properti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing termasuk risiko, siklus kas dan standar masing-masing. Sebelum Anda memutuskan untuk memulai usaha properti modal kecil yang selama ini Anda impikan, simak 5 cara berbeda yang bisa Anda lakukan berikut ini!

  1. Investasi Properti untuk Keperluan Perumahan

Investasi properti perumahan yang banyak dipilih oleh para investor antara lain adalah rumah, rumah kost, apartemen atau homestay. Lamanya penyewaan bisa Anda sesuaikan tergantung kebutuhan dan kesepakatan Anda dengan penyewa. Di Amerika Serikat, kebanyakan properti perumahan semacam ini disewakan minimal selama 12 bulan.

  1. Investasi Properti untuk Keperluan Komersil

Untuk tujuan komersil, para investor biasanya menyewakan gedung untuk kantor atau co-working space. Anda bisa mendesain gedung Anda dan melengkapinya dengan berbagai fasilitas seperti ruang meeting atau ruang presentasi.

Untuk kantor, penyewa biasanya akan menggunakannya dalam jangka panjang hingga hitungan tahunan. Ini bisa memberikan stabilitas keuangan yang cukup menjanjikan untuk Anda.

  1. Investasi Properti untuk Tujuan Industri

Jika daerah tempat tinggal Anda industrinya sedang berkembang, menyiapkan properti untuk keperluan industri adalah pilihan yang menjanjikan. Anda bisa menyewakan gudang penyimpanan jangka panjang, atau membuat perjanjian untuk menyewakan ruko dengan berbagi keuntungan (hal ini bisa Anda lakukan sesuai kesepakatan dengan penyewa). Anda bahkan bisa menambahkan fasilitas lain seperti car wash untuk tambahan pemasukan.

  1. Investasi Properti untuk Keperluan Ritel

Investasi untuk ritel biasanya berupa mal atau komplek pertokoan. Jika Anda memiliki dana cukup besar, membangun satu komplek pertokoan akan sangat menguntungkan. Dalam beberapa kasus, pemilik ruko bahkan bisa mendapatkan persentase keuntungan dari total yang didapatkan oleh penyewa. Ini dilakukan para penyewa agar properti yang mereka tempati tetap dalam kondisi terbaiknya.

  1. Investasi Properti untuk Berbagai Keperluan

Anda bisa menggabungkan semua konsep di atas ke dalam satu proyek seperti yang banyak dilakukan oleh pengembang populer di Indonesia seperti Agung Sedayu Group atau Citra Land.

Seorang investor asal California misalnya, ia mengambil semua tabungannya dan membangun sebuah kota kecil di Midwest. Ia melakukan pendekatan pada bank untuk memperoleh pinjaman dengan rencana membangun sebuah gedung perkantoran 3 lantai yang dikelilingi oleh toko-toko ritel.

Bank, yang meminjaminya uang, mengambil sewa di lantai dasar, menghasilkan pendapatan sewa yang signifikan bagi si pemilik. Lantai-lantai lain lalu disewakan ke perusahaan asuransi kesehatan dan bisnis lain. Ide ini sukses besar.

Semua ide investasi di atas tentu saja memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Yang terpenting adalah bagaimana Anda melakukan riset lapangan dan menentukan mana best real estate investments/ investasi properti yang terbaik untuk Anda. Jadi bagaimana, sudah siap sukses dari bisnis properti?

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments