Izin Usaha Kost diperlukan Agar tak Kena Sanksi

0
39
Izin Usaha Kost

 

Bisnis properti kost memang menjanjikan keuntungan yang sangat besar. Karena kebutuhan akan tempat tinggal terus menerus meningkat setiap tahunnya. Hanya saja tak semua orang mampu membeli atau menyewa sebuah rumah.

Dengan begitu, kebutuhan akan kamar kost sangatlah tinggi, itu yang menjadikan bisnis properti kost adalah salah satu bisnis yang menjanjikan bagi para pebisnis.

Banyak orang yang tertarik untuk terjun bisnis di bidang ini, namun sayangnya harus menelan kegagalan karena tidak terlalu paham akan hal-hal yang harus dan tidak harus dilakukan pada saat memulai bisnis properti kost ini.

Salah satu hal yang wajib / harus dimiliki pemilik usaha kost yaitu izin usaha kost karena hal ini juga bisa menjadi salah satu penyebab kegagalan dalam membangun bisnis sewa kost jika ternyata anda belum memiliki izin untuk mendirikan usaha kost tersebut.

Untuk terhindar dari resiko kegagalan dalam mendirikan bisnis sewa kost ini tentu ada langkah yang harus anda lalui sebagai pemilik bisnis kost. Mulai dari membuat perencanaan bisnis sewa kost, melakukan perhitungan kebutuhan, menetapkan harga sewa kamar kost yang tepat, hingga mempromosikan bisnis sewa kost milik anda.

Nah, untuk mendapatkan kelancaran dalam proses pembangunan dan proses setelahnya, sebaiknya buat dan lengkapilah perizinan dalam membangun kost. Biasanya di setiap daerah terdapat ketentuan dan kriteria untuk mendapat izin yang berbeda-beda untuk membangun bisnis sewa kost. Namun secara umum, untuk mendapatkan izin ini tidak jauh berbeda untuk setiap daerah di Indonesia.

Inilah prosedur yang perlu anda lengkapi dalam membangun kost

Izin Usaha Kost

Izin Usaha Kost kurang dari 10 Kamar

Jika jumlah kamar yang akan dibangun kurang dari 10 kamar dan lokasi di pekarangan rumah, maka prosedur atau izin usaha kost yang harus anda lengkapi adalah :

  1. IMB atau Izin Membangun Bangunan

IMB adalah sebuah izin yang diberikan untuk membangun sebuah bangunan yang dikeluarkan oleh kepala daerah setempat (pemerintah kota / kabupaten) yang wajib diurus oleh pemilik yang akan membangun, menambah atau merobohkan suatu bangunan.

Cara Mengurus IMB antara lain : mengisi formulir di Dinas Pekerjaan Umum setempat, kemudian lampirkan dokumen (fotokopi KTP & NPWP pemohon, surat kepemilikan tanah, site plan, dan fotokopi izin lokasi)

 

  1. HO atau Izin Operasional

HO merupakan singkatan dari Hinder Ordonantie yaitu izin tempat usaha kepada pribadi atau badan hukum yang menjalankan usaha yang berpotensi menimbulkan bahaya serta gangguan masyarakat.

Anda bisa mendapatkan izin ini dari Rt, RW, hingga pemerintah setempat (pemerintah kota / kabupaten)

 

Izin Usaha Kost lebih dari 10 kamar

JIka jumlah kamar yang akan dibangun lebih dari 10 kamar dan lokasi di pekarangan rumah, maka prosedur atau izin usaha kost yang harus anda lengkapi adalah :

  1. IPT atau Izin pemanfaatan Tanah

IPT atau Izin Pemanfaatan Tanah merupakan izin yang digunakan dalam penggunaan tanah yang dimiliki oleh pribadi yang kemudian berubah menjadi tanah untuk usaha.

Cara pembuatan IPT antara lain : mengisi formulir permohonan, kemudian lampirkan dokumen (fotokopi KTP & NPWP pemohon, site plan, dan fotokopi iziin lokasi)

  1. Dokumen Lingkungan

Tujuan mengurus dokumn lingkungan itu sendiri adlah unutuk memberikan perlindungan kepada lingkungan dari dampak yang ditimbulkan oleh kegiatan yang dilakukan.

  1. Site Plan

Site plan merupakan gambar dua dimensi dari rencana pembangunan yang akan dilakukan terhadap kaveling tanah baik rencana jalan air, listrik, fasilitas umum dan fasilitas social.

  1. IMB atau Izin Membangun Bangunan

Sama halnya dengan membangun bisnis sewa kost dengan jumlah kamar kurang dari 10 kamar. IMB juga diperlukan untuk melengkapi izin usaha kost dengan jumlah kamar lebih dai 10 kamar. Fungsi yang berjalan juga sama dengan kamar yang jumlahnnya kurang dari 10 kamar.

  1. HO atau Izin Operasional

Sama halnya dengan membangun bisnis sewa kost dengan jumlah kamar kurang dari 10 kamar. HO juga diperlukan untuk melengkapi izin usaha kost dengan jumlah kamar lebih dai 10 kamar. Fungsi yang berjalan juga sama dengan kamar yang jumlahnnya kurang dari 10 kamar.

Nah, itulah prosedur atau kriteria yang harus anda lengkapi saat membangun bisnis sewa kost yang didirikan di tanah pekarangan.

Pentingnya Izin Usaha Kost

Izin Bisnis Kost membangun lahan tanah sawah

Jika anda membangun bisnis sewa kost dengan menggunakan tanah sawah maka prosedur dan kriteria yang wajib anda lengkapi berapapun jumlah kamar yang akan dibangun, maka inilah prosedurnya :

  1. IPT atau Izin pemanfaatan Tanah

IPT atau Izin Pemanfaatan Tanah merupakan izin yang digunakan dalam penggunaan tanah yang dimiliki oleh pribadi yang kemudian berubah menjadi tanah untuk usaha.

Cara pembuatan IPT antara lain : mengisi formulir permohonan, kemudian lampirkan dokumen (fotokopi KTP & NPWP pemohon, site plan, dan fotokopi iziin lokasi)

  1. Dokumen Lingkungan

Tujuan mengurus dokumn lingkungan itu sendiri adlah unutuk memberikan perlindungan kepada lingkungan dari dampak yang ditimbulkan oleh kegiatan yang dilakukan.

  1. Site Plan

Site plan merupakan gambar dua dimensi dari rencana pembangunan yang akan dilakukan terhadap kaveling tanah baik rencana jalan air, listrik, fasilitas umum dan fasilitas social.

  1. IMB atau Izin Membangun Bangunan

Sama halnya dengan membangun bisnis sewa kost dengan menggunakan tanah pekarangan, membangun kost di tanah sawah juga memerlukan IMB untuk melengkapi prosedur izin mendirikan usaha kost dengan jumlah kamar baik kurang dari 10 kamar maupun lebih dari 10 kamar.

  1. HO atau Izin Operasional

Sama halnya dengan membangun bisnis sewa kost dengan menggunakan tanah pekarangan, membangun kost di tanah sawah juga memerlukan HO untuk melengkapi prosedur izin mendirikan usaha kost dengan jumlah kamar baik kurang dari 10 kamar maupun lebih dari 10 kamar.

 

Perbedaan Perizinan dibeberapa daerah

Adapun beberapa daerah yang mempunyai prosedur yang memiliki sedikit perbedaan dari daerah lainnya dalam mengurus izin usaha kost. Prosedur dan kriteria yang perlu anda lengkapi biasanya berupa hal-hal berikut :

  • TDUP (Tanda Daftar Usaha Pariwisata)

Usaha kost didalam OSS termasuk pada KBLI 55900 dengan judul Penyediaan Akomodasi Lainnya yang mencakup tempat tinggal pelajar, asrama sekolah dan pondok pekerja dan rumah kost. Untuk itu diperlukan izin usaha TDUP dan pemenuhan komitmen ke kementerian Pariwisata.

  • Izin Usaha Pemondokan

Izin lainnya yang biasa diperlukan dibeberapa daerah untuk memenuhi kriteria usaha kost adalah izin usaha pemondokan yang dikeluarkan oleh kepala daerah masing-masing. Izin usaha pemondokan ini biasanya diperlukan bagi pemilik kost yang terdiri dari kamar kost dengan jumlah lebih dari 10 kamar.

Jika izin ini tidak ada, bisa dikenakan sanksi pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp 10 juta rupiah.

  • SLF atau Sertifikat Lain Fungsi.

Selain izin yang di atas tadi, ada juga beberapa daerah yang memerlukan SLF dalam memenuhi kriteria izin mendirikan usaha kost. SLF adalah sertifikat yang akan diberikan pemerintah daerah terhadap bangunan yang sudah selesai. Pemerintah daerah akan memeriksa kelaikan fungsi dari bangunan.

Nah, itulah izin usaha kost yang biasanya harus anda lengkapi ketka mendirikann usaha kost. Setiap daerah tentunya memiliki prosedur dan kriteria tersendiri dalam menentukan izin usaha mendirikan kost. Untuk itu, anda perlu melengkapi setiap prosedur agar bisnis sewa kost yang nada dirikan bisa berjalan dengan lancar dan legal.