Mengenal Perbedaan Antara Liabilitas & Aset

0
37
Liabilitas & Aset

Hallo sobat! Kembali lagi dengan kami di YukBisnisKost. Semoga di mana pun Anda berada tetap dalam keadaan sehat selalu.

Sebelumnya, pernahkah Anda berpikir bagaiman caranya kita agar bisa mendapatkan uang tanpa harus kerja keras seumur hidup?

Terkadang, mungkin kita heran kenapa orang lain bisa hidup mewah seperti bisa membeli kendaraan mewah, jalan-jalan keluar negri bersama keluarga, tanpa memikirkan masalah keuangan.

Padahal, kita sering mengalami masalah keuangan yang membuat kita stress berat. Memikirkan bagaiman cara membayar cicilan handphone. Memikirkan bagaiman cara membayar cicilan rumah. Memikirkan uang sekolah anak. Serta memikirkan bagaimana cara bisa liburan bersama keluarga.

Nah, pada edisi kali ini. Kami akan membahas secara singkat bagaiman caranya agar Anda bisa mempunyai passive income untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan Anda.

Awalnya kami hanyalah seorang karyawan di sebuah perusahaan swasta. Ketika ayah dari keluarga kami sakit, dan saat itu kami tidak memiliki uang sepeser pun untuk membiayai pengobatan ayah kami.

Setelah kejadian tersebut, kami mulai mencoba menjalankan beberapa bisnis yang pada akhirnya, kami memilih bisnis minuman. Dan bisnis minuman tersebut, mengubah hidup kami hingga saat ini. Dari pengalaman ini, kami mendapatkan pelajaran yang sangat berharga yang tak bisa kami lupakan. Pengalaman tentang apa itu? Yaitu kita harus melek terhadap finansial.

Banyak dari kita termasuk kami sendiri, ketika kita masih bekerja kita tidak pernah berpikiran untuk menyisihkan untuk investasi ke bisnis yang bisa menguntungkan tanpa kita harus bekerja di dalamnya.

Oke, sebelumnya kami ingin bertanya kepada Anda. Apa aset terbesar yang Anda miliki saat ini? Waktu, tentunya.

Setiap orang memiliki waktu yang sama, yaitu 24 jam dalam sehari. Kebanyakan dari kita selalu berpikir, jika kita bekerja lebih lama dan lebih keras, maka kita akan mendapatkan uang yang lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan kita dan keluarga.

Padahal sejatinya, kita sedang menukarkan waktu dengan uang. Tetapi sebaliknya, orang kaya berpikir bagaimana caranya dengan uang yang dimiliki, bisa menghasilkan uang lebih banyak, serta memiliki waktu luang bersama keluarga.

Simpelnya adalah mereka tidak bekerja untuk uang. Tetapi uang itu bekerja untuk mereka.

Nah, hal yang kami pelajari selama ini adalah bagaiman kita bisa membedakan antara aset serta liabilitas. Disini terdapat dua pengertian yaitu: Aset yaitu penghasilan sedangkan liabilitas pengeluaran.

Liabilitas & Aset

Aset adalah sesuatu yang menghasilkan uang, masuk ke dalam dompet atau ke dalam tabungan kita.

Sedangkan liabilitas adalah sesutu yang mengeluarkan uang dari dompet atau dari dalam tabungan kita.

Contoh sederhananya seperti ini. Jika Anda memiliki properti. Properti ini bisa dikatakan aset atau liabilitas, kenapa? Jika kita harus membayar 10 juta cicilan per bulannya untuk properti yang kita miliki ini. Maka kita akan menyebutnya itu sebagai liabilitas.

Akan tetapi, jika properti ini menghasilkan 10 juta per bulannya dari bisnis kost-kostan. Maka kita akan menyebutnya sebagai aset. Contoh lainnya dari aset adalah deposito, properti kost, dll.

Kita biasanya memiliki pengeluaran yang lebih banyak dari pada penghasilan. Dan terkadang, kita juga sering membeli segala sesuatu yang kita anggap sebagai aset padahal sebenarnya adalah liabilitas.

Pada awalnya kami juga memiliki pemikiran yang sama seperti Anda. dan kebanyakan orang, dimana kita harus sekolah tinggi supaya mendapatkan pekerjaan yang baik dan bisa mendapatkan uang lebih banyak.

Namun, faktanya adalah semakin banyak uang saya dapatkan, semakin sedikit waktu yang saya habiskan bersama keluarga.

Selain itu, saya juga memiliki keinginan dimana saya harus meng-upgrade handphone. Ingin membeli rumah baru. Mobil baru. Berlibur bersama keluarga, lalu kami membayarnya dengan cicilan. Dan kami berpikir bahwa semua barang-barang yang telah dibeli itu adalah aset.

Tapi jika kita melihat lebih dalam, sebenarnya uang cicilan mobil, rumah, handphone, membuat saya bekerja lebih keras untuk cicilannya tanpa menghasilkan pemasukan apaun bagi saya.

Maka, yang perlu kita ingat bahwa tidak semua yang kita beli merupakan aset. Dari beberapa aset yang kami sukai adalah properti kost. Kenapa? Karena ada tiga alasan utama yang mendasarinya.

  1. kita bisa menentukan harga sewa kostnya.
  2. kita bisa mendapatkan dua keuntungan sekaligus. Kenaikan harga properti & passive income.
  3. kita bisa membeli properti kost berikutnya, dengan menggunakan properti kost saat itu.

Kalau Anda tertarik ingin mengetahui lebih jauh tentang dunia bisnis properti kost. Anda bisa join di grup KSI bersama kami.