fbpx
HomeMelek Finansial5 Tips Cerdas Mengatur Keuangan Setelah Pensiun

5 Tips Cerdas Mengatur Keuangan Setelah Pensiun

5 Tips Cerdas Mengatur Keuangan Setelah Pensiun

Di era yang serba canggih ini, mengatur keuangan setelah pensiun bukanlah perkara mudah. Kompleksitas pengelolaan dan semakin banyaknya opsi investasi membuat Anda harus berkonsultasi dengan ahli finansial. Ini tentu saja bertujan untuk mengelola dan memaksimalkan dana pensiun yang Anda miliki agar tidak habis begitu saja.

Selain meminta saran dari ahli finansial, ada beberapa tips mengatur keuangan setelah pensiun yang bisa Anda ikuti. Mengatur keuangan setelah pensiun mungkin terlihat cukup rumit dan membingungkan, namun Anda bisa memulainya dengan hal sederhana seperti pindah ke rumah yang lebih kecil, melakukan diferensiasi investasi dan masih banyak lagi. Untuk lebih jelasnya yuk simak langkah-langkah berikut ini, saatnya membiarkan uang yang Anda miliki bekerja untuk Anda, bukan sebaliknya!

  1. Pertimbangkan untuk Pindah ke Rumah yang Lebih Kecil

Ketika anak-anak sudah mandiri, rumah yang terlalu besar bisa mengonsumsi banyak uang setiap bulannya. Bukan hanya nilai pajak tapi juga perawatannya yang akan terus naik. Menurut  Pusat Penelitian Pensiun, mengecilkan ukuran rumah dari $ 250.000 ke nilai $ 150.000 bisa menghemat sekitar $ 3.250 dalam setahun untuk pemeliharaan dan pajak.  Anda bisa memilih salah satu opsi: menjual atau menyewakannya.

  1. Diferensiasikan Investasi Anda

Punya dana pensiun dalam jumlah besar dalam rekening Anda? Jangan biarkan itu terpusat pada satu jenis aset saja. Saham, reksadana, hingga properti masing-masing mengalami arus pasang surut harga yang berbeda-beda. Bagi dana investasi Anda ke berbagai opsi sehingga ketika salah satunya tidak berjalan sesuai rencana, Anda masih memiliki yang lain sebagai cadangan. Langkah diferensiasi investasi ini ada baiknya Anda lakukan sejak sebelum masa pensiun tiba.

  1. Hitung Beban Pensiun Anda dengan Saksama

Setiap orang memiliki biaya pensiun yang berbeda-beda. Jika Anda menggunakan alat penghitung online, mereka biasanya akan berasumsi Anda menghabiskan jumlah dana yang sama setiap tahunnya. Padahal ada banyak faktor eksternal yang mungkin memengaruhi naik atau turunnya biaya hidup Anda semasa pensiun.

Karena itu, alih-alih sekadar menghitung mentah-mentah, siapkan dua pos keuangan: rutin dan tak terduga. Jika perlu, minta saran dan penasihat keuangan untuk membuat perencanaan terbaik.

  1. Jangan Sia-siakan Waktu Anda

Banyak orang berpikir bahwa pensiun artinya Anda tidak boleh atau tidak ingin melakukan apapun yang bisa menghasilkan uang. Jika Anda merasa masih ingin bekerja meski sudah memasuki usia pensiun yang diperbolehkan, tidak ada salahnya menunggu sampai Anda benar-benar harus berhenti. Ini bisa membantu Anda mengumpulkan lebih banyak simpanan.

Kalaupun memutuskan untuk berhenti bekerja, Anda pasti tidak ingin menghabiskan waktu untuk santai-santai saja. Jika ada hobi atau passion yang Anda sukai dan itu menghasilkan uang, kenapa tidak mencobanya? Bekerja paruh waktu, menjadi pengajar tamu atau membuat usaha sendiri bisa menjadi opsi mencari penghasilan setelah pensiun sekaligus mengisi waktu luang.

  1. Miliki Asuransi

Kesalahan yang paling banyak dilakukan orang adalah tidak memiliki asuransi di masa pensiun. Di usia ini, banyak orang mengalami masalah kesehatan yang mengharuskan mereka mengeluarkan banyak dana untuk pengobatan. Jangan biarkan uang yang Anda kumpulkan sejak muda habis begitu saja hanya karena Anda tidak mempersiapkan asuransi kesehatan.

Beberapa tips di atas akan membantu Anda lebih mudah dan bijak mengatur keuangan setelah pensiun demi hari tua yang lebih terjamin. Jangan sia-siakan waktu Anda dan mulailah investasi dari sekarang untuk hari tua yang terjamin.

 

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments

    Open chat
    Halo Sobatku Ada yang bisa kami bantu?
    Halo Sobatku, Ada yang bisa kami bantu?