Bagaimana Cara Menentukan Harga Sewa Kost yang Tepat?

0
809

Cara Menentukan Harga Sewa Kostan yang Tepat agar Bisnis Kost Laris

Salah satu hal yang bisa menentukan apakah seseorang ingin menyewa kamar kost atau tidak adalah harga sewa kost. Sebagai seorang pebisnis kost-kostan, Anda mungkin mempertimbangkan keuntungan yang akan Anda dapatkan. Jika Anda mematok harga yang tinggi, tentu Anda bisa untung cepat, tetapi kost-kostan bisa jadi tidak diminati karena terlalu mahal.

Sebaliknya, jika Anda mematok harga sewa yang rendah, peminat kost-kostan pasti akan melimpah, tetapi keuntungan yang Anda dapat tidak akan banyak. Jadi, bagaimana caranya menentukan harga sewa kost yang tepat agar bisnis kost Anda banyak peminat dan tetap menguntungkan? Simaklah artikel ini untuk mengetahui beberapa tips-tipsnya.

Perhitungan Harga Sewa secara Umum

Seorang praktisi investasi properti, Ryan Filbert, mengatakan bahwa secara umum, keuntungan yang diperoleh jika Anda menyewakan sebuah rumah kost adalah sekitar 5-7 persen per tahun. Keuntungan itu dihitung dari harga jual pasaran rumah, bukan harga NJOP (Nilai Jual Obyek Pajak). Untuk menghitungnya, Anda tinggal menghitung harga jual rumah Anda, dikali keuntungan (5-7%), dibagi 12 bulan, dan jumlah kamar yang disewakan.

Sebagai contoh, jika harga total rumah kost adalah 1 miliar rupiah, dan keuntungan yang Anda dapatkan adalah 6%, maka harga sewa per tahunnya adalah 60 juta rupiah dan harga per bulannya adalah Rp5.000.000. Jika Anda memiliki 4 kamar, maka harga sewa yang bisa Anda patok adalah Rp1.250.000 per bulannya. Di bawah ini adalah ilustrasi perhitungannya:

Pertimbangan Biaya-Biaya Jangka Panjang dan Jangka Pendek

Perhitungan di atas hanyalah perhitungan sederhana yang bisa Anda gunakan untuk mengetahui gambaran kasar harga sewa kamar kost setiap bulannya. Praktiknya, ada beberapa faktor lain yang harus Anda pertimbangkan dalam menentukan harga sewa kamar kost yang ideal. Faktor-faktor ini dikelompokkan menjadi dua unsur biaya, yaitu biaya jangka panjang dan biaya jangka pendek.

Biaya jangka panjang bisnis kost adalah biaya yang tidak dikeluarkan secara rutin dan bisa dimanfaatkan dalam jangka waktu yang panjang. Biaya ini mencakup biaya pembangunan rumah, renovasi, furnitur dan fasilitas kamar (contohnya tempat tidur, kursi, meja, lemari, AC, pemasangan Wi-Fi, TV, dan kulkas). Saat mempertimbangkan harga sewa kost, perhitungkan biaya-biaya ini sesuai dengan masa pakainya. Misalnya, jika Anda harus merenovasi setiap 5 tahun sekali, biaya renovasi harus dihitung untuk jangka waktu 5 tahun.

Biaya jangka pendek adalah biaya yang rutin dikeluarkan sebagai biaya operasional kost. Biaya-biaya ini mencakup konsumsi air dan listrik, gaji satpam dan pembantu, serta biaya Wi-Fi bulanan jika Anda memfasilitasi kost-kostan Anda dengan Wi-Fi. Patut dipertimbangkan bahwa jika Anda menawarkan banyak fasilitas, biaya jangka pendek atau operasional pun akan semakin besar.

Itulah tadi hal-hal penting yang bisa Anda lakukan untuk menentukan harga sewa kost yang tepat. Selain yang disebutkan di atas, Anda juga harus mempertimbangkan lokasi tempat kost dan membandingkan harga sewa yang Anda patok dengan saingan Anda. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang bisnis kost, Anda bisa bergabung dengan komunitas Kost Strategi Investing (KSI). Komunitas ini beranggotakan para investor bisnis kost yang sangat berpengalaman. Jika Anda adalah pebisnis baru, Anda bisa banyak belajar dari ilmu-ilmu yang dibagikan oleh investor berpengalaman tersebut.